Widget HTML Atas

PMI Brebes semprot cairan Disinfektan di Bumiayu

Menurut pantauan pemprov Jateng, di Kabupaten Brebes sendiri sudah ada beberapa ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Untuk meminimalisir menyebarnya wabah pandemik yang sudah dinyatakan oleh WHO ini, maka PMI bergerak cepat melakukan sterilisasi ditempat-tempat yang sering diakses oleh masyarakat.

COVID-19 sendiri penyebarannya di Indonesia sudah ada 300 an kasus, baik itu suspect, positif, meninggal ataupun sembuh dari wabah Virus Corona. Dan terpantau diberita-berita nasional, sudah terdapat 26 Provinsi yang sudah muncul suspect penderita Corona ini.

PMI COVID BUMIAYU

Pergerakan cepat PMI ini tentu diapresiasi oleh masyarakat Kota Bumiayu dan sekitarnya. Dengan ganasnya penyebaran COVID-19, tentu masyarakat menginginkan hal-hal positif terkait penyebaran Virus Corona ini bisa terpantau oleh pemda Brebes tentunya.

Petugas PMI Brebes ini menyemprotkan cairan Disinfektan dibeberapa tempat strategis yang memberikan peluang penyebaran Virus Corona ini antara lain di Masjid Agung Bumiayu, Kantor Kecamatan Bumiayu, Kantor Kecamatan Paguyangan, Kantor Kecamatan Tonjong, Terminal Bumiayu, serta Polsek Bumiayu.

Harapan warga Bumiayu dan sekitarnya, kegiatan positif ini bisa kembali dilakukan dibeberapa tempat yang memang rawan penyebaran Virus Corona. Pemda BREBES pun dirasa harus bekerja sama dengan Pemprov Jateng dalam sosialisasi maupun tindakan lapangan lainnya.

Hasil yang terbaik tentu sangat diinginkan oleh semua lapisan masyarakat, mengingat Virus Corona ini sudah menjadi endemik Golbal. Langkah – langkah strategis Pemda Brebes diharapkan cepat-tanggap, demi meminimalisir penyebaran COVID-19.

Anjuran Pemerintah Pusat


Beberapa pekan ini sebetulnya sudah dianjurkan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo. Yang antara lain menganjurkan untuk :
  1. Tidak bepergian keluar kota, jika memang urgensinya tidak ada,
  2. Mengurangi aktifitas ditempat-tempat keramaian,
  3. Bekerja dari rumah atau Work  From Home,
  4. Berdoa dan ibadah di rumah.

Dengan anjuran yang sudah dimaklumatkan oleh Pemerintah, seharusnya kita mematuhinya. Segala tindak tanduk yang kita lakukan sampai 29 Mei 2020 ini akan sangat menentukan keberhasilan Anda sebagai Warga Negara yang BAIK dalam mencegah penyebaran COVID-19.

Pemerintah PUSAT tentu tidak tinggal diam dalam melakukan pencegahan penyebaran pandemik Virus Corona ini, terbukti Pemerintah sedang membangun Rumah Sakit untuk penanganan Virus Corona di Kepulauan Riau dengan target selesai 20 hari kerja. Dan kita doakan semoga Rumah Sakit tersebut cepat selesai dan memberikan dampak yang positif bagi kita semua.

Kesimpulan


Penulis memang bukan civitas Kesehatan, namun segala macam Virus akan mudah menular melalui aktifitas bersentuhan, penggunaan barang yang bersamaan, tidak sehatnya lingkungan sekitar. Hal ini sudah semua orang pelajari ketika duduk di bangku sekolah, dan kita kenal dengan mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Jadi tidak ada satupun yang harus memandang remeh penyebaran Virus Corona ini, terlebih Virus ini telah memakan korban yang jumlahnya tidak sedikit.

Jika Anda sehat, alangkah baiknya mencegah dengan mewaspadai lingkungan sekitar Anda dan segera lakukan self-isolation. Dan jika Anda merasa merasakan ciri-ciri terpapar Virus Corona, jangan takut segera ke Rumah Sakit yang menjadi rujukan, salah satunya yang dekat dengan Kota Bumiayu adalah RS. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. /FA

Posting Komentar untuk "PMI Brebes semprot cairan Disinfektan di Bumiayu"

Berlangganan via Email